Kaligrafi, Indah Berkaidah
Keindahan sebuah objek tidak akan lepas dari proses untuk menciptakan keindahan itu sendiri. Sebagai sebuah seni tulisan yang memiliki nilai keindahan yang tinggi, kaligrafi tercipta dari proses pembuatan yang terbilang eksklusif, membutuhkan kejelian yang tinggi dan tentunya keahlian yang profesional.
Seni kaligrafi sendiri dikenal sebagai seni tulisan yang memiliki sejarah sepanjang zaman ini, melihat perkembangannya dari awal sebagai salah satu seni yang dipengaruhi oleh budaya Arab pada masa kerajaan Islam di Indonesia.
“Kaligrafi tidak hanya dikembangkan sebatas tulisan indah yang berkaidah, tetapi juga mulai dikembangkan dalam konteks kesenirupaan atau visual art.,” ujar Rina, praktisi seni kaligrafi.
Bidang ini semakin digemari oleh kalangan muda dan mulai dijadikan hobi. Namun untuk kaligrafi sendiri sangat dibutuhkan keahlian yang berbeda. Bahkan untuk menjadikan hobi tersebut sebagai ajang untuk menambah penghasilan dan menciptakan prestasi. Hal ini dibuktikan oleh hadirnya Rina dan Rini de’Twins di dalam dunia kaligrafi yang masih terbilang muda untuk dapat mengembangkan bakat kaligrafi tersebut. Untuk gadis belia berusia 20 tahun ini, de’Twins terbilang ahli di bidangnya.
“Dari seni kaligrafi kami sudah banyak mendapat penghargaan di bidang seni,” ungkap Rina. Selain menggaet banyak award dan menjuarai perlombaan, de'Twins kini juga membuka usaha seni kaligrafi berbahan inai ataupun cat halus. Hasilnya, si kembar tersebut mampu menyuguhkan tampilan seni kaligrafi yang indah dan menjual. “Seni kaligrafi itu seni tulisan indah dengan komposisi warna dan bentuk ornament yang mengelilinginya, dan ini mampu kami ubah menjadi rupiah,” tandas Rina.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar